Meriahkan Pameran Benda Pusaka di Kota Parepare

Komunitas pencinta dan pelestari benda pusaka Kota Parepare, Gamacca, akan gelar pameran benda pusaka bertajuk Parewa Bessi, di Balai Ainun, Jalan Abdul Jalil, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, 12-14 Agustus 2022.

Pameran yang sempat tertunda karena pandemi Virus Korona ini, digelar setelah panitia penuhi persyaratan ditetapkan Satgas Covid dan izin dari pihak berwajib.

Pameran Parewa Bessi ini sebagai bentuk revitalisasi nilai-nilai budaya, memperkokoh jati diri dan karakter bangsa.

“Kami akan pamerkan benda-benda pusaka, berupa parang, badik, tombak, dan pedang, parang, kris, dan benda pusaka lainnya ” kata Zulkarnain, SH, Ketua Panitia.

Pameran ini, kata dia, akan menghadirkan beberapa benda pusaka dari berbagai komunitas pecinta pusaka yang ada di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Pengunjung, kata dia, bisa mengamati secara langsung pusaka dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang ditampilkan pada pameran pusaka dan pagelaran seni budaya.

Ketua Gamacca H Anshar mengatakan, pameran ini diharapkan mampu mendongkrak pariwisata dan memberikan pemahaman ke masyarakat bahwa merawat dan melestarikan benda pusaka itu bagian dari budaya. Bukan mistis.

Pameren benda pusaka ini untuk melestarikan kebudayaan Sulawesi Selatan, berupa badik, parang, kris, tombak, parang dan benda-benda bersejarah lainnya.

Pameran ini diharapkan, genarasi muda bisa memaknai dan mengenali benda pusaka.

Kegiatan ini memeriahkan HUT RI ke-77 dengan berbagai pertunjukan seperti angngaru, dan persembahan tarian khas Kota Parepare, dan Tari Jeppeng.

“Ratusan bilah pusaka yang akan kami pamerkan, berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,” jelasnya.

H Ansar berharap, masyarakat bisa mengenal potensi budaya yang ada di Sulawesi Selatan.
Mengenal budaya akan timbul rasa kepedulian kita untuk terus merawat peradaban, dan menjaga alam kita.

Pembina Gamacca, Hj Erna Rasyid Taufan, SE M Pd, mengatakan, pameran benda pusaka untuk melestarikan dan mengenalkan budaya leluhur kepada generasi muda.

Ia mendukung pameran benda pusaka di Kota Parepare, selain melestarikan budaya juga menghidupkan roda perekonomian.

“Pameran ini untuk melestarikan budaya dan bangkitkan UMKM. Jangan lupa tetap jaga protokol kesehatan,” katanya saat bertemu panitia di kantornya, beberapa waktu lalu. (*)

__Terbit pada
3 Agustus 2022
__Kategori
Culture, News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *