Merdeka belajar

Siapkan Jurnalis Mumpuni, Prodi JI Kerjasama Media

Awal pekan, (Senin, 18 Juli 2022) menemani Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, Nahrul Hayat M.I. Kom bersama Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Dr Hannani M.Ag bincang santai bereng pimpinan media di Ajatappareng,  Sulawesi Selatan.

Bincang santai di ruang Rapat Rektorat itu, persiapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di kampus Hijau Tosca. Program itu, menyiapkan kurikulum Jurnalistik Islam link and match dengan dunia kerja.

Program MBKM mahasiswa Jurnalistik Islam diwajibkan mengikuti perkuliahan magang di perusahaan media cetak dan elektronik, selama satu sampai dua semester atau setara dengan 40 satuan kredit semester (SKS).

Mahasiswa yang menuntut ilmu di kampus, perusahaan media mendidik mereka agar menjadi jurnalis berkualitas dan mumpuni.

“Program itu, menuntut mahasiswa terjalin dengan dunia kerja. Jadi prodi Jurnalistik dan KPI di IAIN harus menjalin kerjasama dengan media,” kata Rektor IAIN Parepare, Dr Hannani, M. Ag, di hadapan pemimpim media.

“Jadikan mereka sebagai anak angkat. Sehingga bisa menjadi kontributor di media. Jika sudah mumpuni menulis, mammpu membuat/edit video, paham menajemen media, maka rekrut mereka menjadi jurnalis profesional,” kata Hannani.

Pekerjaan jurnalis itu, pekerjaan yang mulia dan bernilai ibadah jika dijalankan secara profesional menyebarluaskan informasi yang benar.

Mengemban tugas mulia, menyampaikan kebenaran dan kabar gembira. Pekerjaannya harus berdasarkan cinta sebagai ibadah kepada Allah dengan cara menegakkan kebenaran, menegakkan keadilan.

Informasi disampaikan melahirkan kesejahteraan dan membuahkan perdamaian untuk seluruh alam dunia.

Jurnalis itu orang yang teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik, mendapat perlindungan hukum, pekerjaannya dijamin sebagai hak asasi warga negara, (Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999).

Perusahaan media, kata Ketua PCNU Parepare itu, memiliki peran penting membantu peningkatan kualitas mahasiswa IAIN.

Ia mengajak, perusahaan media untuk melatih mahasiswa prodi Jurnalistik Islam (JI) dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Saat ini, mahasiswa JI dan KPI masih ragu dengan dirinya.

“Kami mengajak perusahaan media untuk meyakinkan bahwa prodi JI dan KPI itu juga punya prospek kerja yang bagus,” kata dia.

Pak Kiai, begitu ia disapa, bercerita bahwa jurnalis itu profesi yang mulia. Jurnalis itu memberi edukasi, informasi, hiburan bagi masyarakat.
Pekerjaannya mengumpulkan data, menulis dalam bentuk berita kebenaran lalu menerbitkannya melalui media (Cetak, Online, TV dan Radio).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIN Parepare, Dr Muhammad Kamal Zubair, mengapresiasi dengan adanya rencana kerjasama media hingga dapat melahirkan jurnalis islami yang berkualitas.

“Program MBKM ini relevan dengan dunia kerja. Mahasiswa langsung praktik di lapangan didampingi para praktisi. Sehingga mahasisa bisa menentukan fashionnya,” katanya.

Ketua Prodi Jurnalistik Islam IAIN Parepare Nahrul Hayat, M.I.Kom, mengaku, mengajak pengelola media se-Ajatappareng bincang santai. Bahas peluang kerjasama dengan IAIN Prodi Jurnalistik Islam.

“Kami memiliki program MBKM akan dikolaborasikan media se-Ajatappareng pada Bidang Jurnalistik. Mahasiswa JI bisa belajar jurnalistik dari praktisi,” katanya.

Pertemuan itu disepakati kerjasama dalam program tersebut MBKM. Penandatanganan kerja sama antara IAIN dan Perusahaan Media dijadwalkan berlangsung 20 Juli 2022, esok. (*)

__Terbit pada
19 Juli 2022
__Kategori
Culture, Lifestyle
1

One comment on “Siapkan Jurnalis Mumpuni, Prodi JI Kerjasama Media”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *