PEMBENTUKAN OTOT

Muh Arsyad

Oleh : Dr. Ir. Drs. H. Muhammad Arsyad, A.Md, M.T, IPM

Al-Qur’an diturunkan selama 22 tahun 2 bulan 22  hari. Waktu yang disesuaikan dengan pembinaan manusia  satu generasi dan hikmah lainnnya  yaitu menetapkan hati Rasulullah Saw, melemahkan lawan-lawannya, mudah dipahami dan dihafal.

Selain itu penyusunannya akan sesuai dengan lalulintas peristiwa atau kejadian. Penjelasan ayat-ayatnya lebih lengkap nanti di kemudian hari setelah teknologi berhasil diciptakan, seperti penjelasan proses penciptaan manusia.

Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan.

Seiring berkembangnya teknologi baru, berupa mikroskop elektron, pendapat awal para ahli emriologi pun terpatahkan.

Pembentukan tulang dan otot itu diulas  dalam sebuah terbitan ilmiah bahwa  dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal.

Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998).

Tahapan-tahapan perkembangan bayi dalam rahim ibu sudah sangat jelas dipaparkan dalam Al-Qur’an.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَ ۗ فَتَبٰـرَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخٰلِقِيْنَ

“Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik,” (QS. Al-Mu’minun 23: Ayat 14).

Sebagaiman diuraikan dalam  jaringan tulang rawan pada embrio di dalam rahim ibu mulanya mengeras dan menjadi tulang keras. Lalu tulang-tulang ini dibungkus oleh sel-sel otot.

Dan Allah menjelaskan perkembangan ini dalam ayat: “…dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging,”

Dalam ayat tersebut menjelaskan tahapan- tahapan terbentuknya bayi dalam rahim. Dalam kata “Kami adalah segumpal darah” menjelaskan bahwa tahap pertama setelah pembuahan adalah terbentuknya segumpal darah.

Dilanjutkan pada kalimat setelahnya “lalu segumpal darah itu Kami mengikuti segumpal daging”, dari kalimat tersebut menjelaskan tahapan kedua adalah berkembangnya segumpal darah menjadi segumpal daging.

Pada kalimat selanjutnya yaitu “dan segumpal daging itu Kami menjaga tulang belulang” menjelaskan bahwa tahapan selanjutnya setelah terbentuknya segumpal daging akan terbentuk menjadi tulang belulang.

Kita tahu otot sebenarnya daging, maka pada ayat tersebut yang dimaksud segumpal daging adalah segumpal otot atau yang otot.
Kalimat berikutnya adalah “lalu tulang itu kami bungkus dengan daging”.

Pada kalimat tersebut menjelaskan setelah terbentuknya tulang maka akan dibungkus oleh otot. Dan pada kalimat selanjutnya “Kemudian Kami adalah makhluk yang (berbentuk) lain. Pada kalimat tersebut adalah tahapan terakhir pembentukan bayi.

Pada tahapan ini dijelaskan bahwa setelah pembungkusan tulang maka Allah menyempurnakannya sehingga terbentuk yang lain yaitu bayi.

Namun,  perkembangan canggih dengan mikroskop yang dilakukan menggunakan teknologi mengungkap bahwa penyataan Al-Qur’an benar kata demi katanya. Penelitian ini menunjukan bahwa perkembangan dalam rahim sama bertahan dengan yang ada dalam ayat tersebut.

Pertama, jaringan tulang rawan embrio mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang – tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.

Tahapan pembentukan otot dimulai pada akhir minggu ke-7 dan berlanjut hingga minggu ke-8.  Selama minggu kedelapan, otot – menempati posisi di sekeliling bentukan tulang.Tahapan ini berproses tidak lama setelah tahapan pembentukan tulang.

Dalam minggu ke-8 rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai tujuh bentuk yang kita kenal.

Secara logika, tulang adalah alat gerak tubuh yang tidak bisa bergerak sendiri (pasif) dan otot adalah alat gerak yang bisa bergerak sendiri (aktif).

Kapan tulang tidak ada maka apa yang bisa digerakkan otot ? dan jika otot tidak ada maka apa yang menggerakkan tulang? Maka tulang dengan otot adalah pasangan, karena otot dan tulang saling ketergantungan.

Manusia  pada waktunya akan beranjak tua dan meninggal dunia. Namun ternyata, dalam proses penuaan, Allah swt telah mengatur semua infrastruktur dalam tubuh kita; salah satunya adalah dengan pengeroposan tulang.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

قَا لَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَا شْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْ بِۢدُعَآئِكَ رَبِّ شَقِيًّا

“Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.”
(QS. Maryam 19: Ayat 4).

Kata  “wahana” dalam ayat di atas berarti “santai, lemah atau tidak cukup.” Jelas sekali, penggunaan kata ini ada dalam konteks penuaan dan perubahan yang terjadi dalam tulang manusia.

Pemindaian tulang yang dilakukan dengan menggunakan teknologi modern memungkinkan untuk mendeskripsikan penyakit yang dikenal dalam dunia medis sebagai “osteoporosis,” atau pengeroposan tulang.

Osteoporosis adalah penyakit metabolic tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang

.Kata osteoporosis berasal dari kombinasi kata osteo (tulang) dan porosis (penuh lubang).
Mengingat bahwa x-ray hanya ditemukan pada tahun 1890, jelas betapa sulitnya mendapatkan informasi apapun mengenai tulang pada waktu itu.

Inilah fakta bahwa Al-Qur’an berisi informasi tersebut, yang persis dengan ilmu kedokteran modern, merupakan salah satu tanda jelas bahwa Al Qur’an telah turun dari Allah. Maha Besar Allah dengan segala firman-Nya. Allahu a’lam bisshawab! (*)

Penulis adalah Pengajar Mk. Ilmu Kebumian di UNM Makassar dan Peneliti Karst.

Ilustrasi melatih otot (GridKids.id)

__Terbit pada
21 April 2022
__Kategori
Ramadhan, Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.