Hari Ini, JSDI-Disdik Lutra-Korwil dan KKG Tanalili Pelatihan TIK untuk Pembelajaran 

Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) kerjasama Dinas Pendidikan Kabupten Luwu Utara, gelar pelatihan Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran.

Pelatihan bertajuk Berkolaborasi untuk Pendidikan yang Lebih Maju itu, digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (23-24 Maret 2022), pukul 08.00-16.00 Wita,
di Aula Balai Latihan Kerja Luwu Utara, dengan protokol kesehatan sangat ketat.

Pelatihan Optimalisasi Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran menghadirkan narasumber profesional di bidangnya, yakni Drs Jasrum, M Si (Kadisdikbud Kab.Luwu Utara) sebagai Keynote Speaker dan Khairuddin Budiman M Pd (Ketua Harian PP JSDI).

Narasumber hebat lainnya dari tanah Luwu Utara, Hasdin Sinde,S.Ag (UPT SMPN 4 Sabbang), Sarifuddin Sapiri, S Pd.SD. (UPT SDN 234 Sumber Dadi), Yundini, S.Pd. (DRB Sulsel 2018/UPT SMPN 4 Masamba), Edi Adrian, S.Pd M.Si (UPT SMPN 4 Bone-Bone), dan Aries Patta,M.Pd (UPT SMAN 16 Luwu Utara).

Pelatihan ini dipandu moderator keren Sirajuddin,S.Pd (DRB Sulsel tahun 2020).

Ketua JSDI Luwu Utara, Syamsir Mappilawang, mengajak guru di Luwu Utara, memanfaatkan momen ini untuk belajar dan berbagi bersama. Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran.

Saat ini, kata dia, guru tidak bisa lepas dengan TIK, terutama saat membuat perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran.

Alumni Fisika Universitas Negeri Makassar itu, menceritakan, jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia, pemanfaatan TIK telah mengubah mindset guru, dari belajar mengandalkan fasilitas belajar secara konvensional ke fasilitas belajar berbasis TIK.

Saat pandemi melanda, gurua “dipaksa” sadar pentingnya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Pembelajaran saat masa pandemi melalui daring, baik sichronus maupun asincronus menjadi alternatif yang pembelajaran yang paling baik.

“JSDI bersama Dinas Pendidikan Luwu Utara dan Komunitas KKG Kecamatan ingin memperdalam pemahaman guru dalam pemanfaatan TIK dalam pembelajaran,” kata Syamsir.

Ia mengajak, guru yang ingin keluar dari zona nyaman, terus meningkatkan kapasitas agar tak tergilas oleh zaman.

“Bergabunglah bersama kami di JSDI, belajar bersama dan berbagi pengetahuan. Memanfaatkan TIK dalam pembelajaran di sudut-sudut kelas,” katanya. (*)

__Terbit pada
23 Februari 2022
__Kategori
Culture

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.