Buku Inovasi

Pemkot Parepare-LAN RI Luncurkan 33 Inovasi Pendidikan

Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), Pemerintah Kota Parepare bekerjasama Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, telah membukukan 33 inovasi guru SMP yang telah mengikuti Workshop Champion of Innovation (WCI).

Peluncuran buku Bunga Rampai Ide dan Praktik Baik Inovasi Sekolah Menengah Pertama Kota Parepare itu disaksikan Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara, Isti Heriani via Zoom.

Isti mengapresiasi, peluncuran buku inovasi guru-guru kreatif di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

“Bapak/Ibu guru sangat beruntung sekali diberi kesempatan berinovasi. Sebanyak 33 inovasi yang dihasilkan. Ini adalah prestasi dihasilkan dalam waktu singkat,” ujar Isti Heriani.

Ia berharap inovasi itu memberi manfaat bagi masyarakat luas, khususnya kemajuan pendidikan dan menjadi inspirasi bagi guru lain.
“Setelah ini akan muncul inovasi lain di lingkungan sekolah. Kami menunggu implementasinya. Dan akan kita monitor 33 inovasi yang diluncurkan hari ini,” katanya.

Saat ini, kata dia, budaya membaca masih rendah. Perlu gerakan bersama perbaiki budaya baca anak didik.

“Guru mesti menjadi inspirasi bagi murid, tapi guru belum diberi kesempatan untuk berinovasi,” kata Isti mengutip pernyataan Mendikbud, Nadiem Makarim.

Tapi, guru-guru SMP di Kota Parepare, kata dia, diberikan kesempatan berinovasi untuk mengispirasi anak didiknya.

“Saya yakni masih banyak inovasi lainnya. Saat ini, ada inovasi literasi murid yang membiasakan murid membaca 15 menit. Saya yakin akan ditingkatkan,” katanya.

Anak didik perlu dibiasakan berdiskusi dan menulis. Guru yang inovatif mengajak anak didik berdiskusi agar imajanasi berpikir bisa tercipta lewat tulisan.

Dalam inovasi pendidikan ini, kat dia, sudah terlihat gerakan meningkatkan semangat belajar anak didik. Bukan hanya kognitif, tapi aspek karakter dan kependulian.

“Ada juga inovasi manajerial meningkatkan disiplin murid dan guru, serta inovasi manajemen sekolah. Saya yakin kumpulan ide inovasi di Kota Parepare menjadi inspirasi guru-guru lainnya dan akan muncul inovasi terbaik,” katanya.

“Jangan berhenti samapi di sini, saya menunggu implementasinya. Kami mohon Pemda memonitor jalannya 33 inovasi ini. Kami apresiasi Pak Walikota dan Pak Wakil Walikota, semoga bermanfaat untuk masyarakat luas.”

Wakil Walikota Parepare, H Pangerang Rahim, mengapresiasi tim LAN RI yang telah membimbing guru, melahirkan inovasi di bidang pendidikan.
Guru harus menjadi inovator agar menciptkana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Inovasi ini diharapkan memperbaiki kualitas pendidik. Kualits guru mencerminkan kualitas pendidikan.

Saat ini, Guru bukan satu sumber belajar, guru hanya salah satu sumber belajar. Peserta didik bukan hanya belajar dari guru, tapi bisa belajar dari sumber lain.

Bagi Wakil Walikota, pembelajaran itu seni. Seni mengoloh dan menata pembelajaran di kelas, lebih efektif, menyenangkan sehinga pembelajaran berjalan harmoni.

“Inovasi ini semoga dapat memacu guru lainnya agar setiap tahun lahir inovasi dari pendidikan. Selamat para guru inovator pendidikan. Teruslah berinovasi, kami tahu tugas guru sangat berat, tapi guru memiliki cara tersendiri mendidik anak didiknya,” kata Pangerang Rahim..

Pangerang Rahim mengapresiasi guru-guru yang telah menjadi inovator dan Tim LAN RI yang telah membimbing guru-guru menjadi inovator andal.

“Guru harus menguprade kemampuannya sehingga kompetensi yang dimiliki terus berkembang sesuai perkembangan zaman. Guru harus berinovasi agar peroses belajar mengajar di kelas nyaman, aman, menyenangkan sehingga anak didik kita tumbuh lebih kreatif dan berkarakter,” katanya.(*)

__Terbit pada
14 Desember 2021
__Kategori
Lifestyle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.