Mengapa Terjadi Gempa?

“Kira-kira apa persamaan lapisan coklat yang ada di kue itu dengan lapisan litosfer kerak Bumi,” kata Tuan Guru sambil menunjuk kue coklat di atas meja.

“Wah, apa ya, Pak,” ujar anak didiknya.

Keduanya sama-sama lapisan paling atas dan tipis. Litoster merupakan lapisan kerak Bumi paling atas.

“Benar juga, Pak. Sebenarnya litosfer itu terbuat dari apa. Apa bedanya dengan bagian Bumi yang lain?”

Bagian dalam Bumi terdiri dari lapisan-lapisan penyusun yang berbeda. Litosfer terdiri dari senyawa kimia yang kaya lapisan silikat.

Tanah yang kita diami merupakan bagian terluar dari kerak Bumi yang tipis dan keras. Tetapi di bawahnya, terdapat cairan mantel yang selalu bergerak seperti gerakan konveksi (cairan yang dipanaskan).

Bumi itu planet yang bagian bagian di dalamnya aktif. Permukaannya bisa terangkat dan bergeser, dan patah.

Ilmu yang mempelajari bentuk, aktivitas dan dinamika di bagian dalam Bumi disebut geologi. Teori tentang pergerakan permukaan Bumi yang saat ini diterima adalah teori tektonik lempeng.

Menurut teori ini permukaan kerak Bumi tersusun dari segmen-segmen terpisah disebut lempengan.

Lempengan ini dapat bergerak di atas lapisan astenosfer yang lunak menyerupai plastik. Antar lempengan dapat bertumbukan atau bergerak saling menjauh.

Pergerakan ini mengakibatkan gempa Bumi meletusnya gunung berapi, dan pembentukan pegunungan, serta parit.

“Wah, Bumi ini aktif atau hiperaktif ya. Pak, dari mana sumber gerakan itu berasal?”

Lempengan Bumi bergerak karena dua gaya. Pertama, konveksi batuan: Bagian bawah lapisan astenosfer lebih panas dan lebih ringan.

Bagian ini akan naik ke atas, sedangkan bagian atas yang lebih berat akan turun sehingga terjadilah konveksi batuan.

Kedua, gaya ke atas astenosfer. Massa jenis lapisan litosfer lebih kecil dibandingkan lapisan astenosfer sehingga litosfer mendapat gaya angkat ke atas dari astenoster.

Ini mirip seperti es yang mengapung di air. Es akan mendapat gaya angkat ke atas dari air

“Pak, mengapa pemukaan Bumi kita ini berbeda-beda.Apa sih yang menyebabkan?”

Tuan Guru menerangkan, proses di permukaan Bumi dipengaruhi dua tenaga. Pertama, tenaga endogen,yang berasal dari bagian dalam Bumi. Tenaga ini yang membentuk atau membangun permukaan Bumi.

Kedua, tenaga eksogen, yang berasal dari luar Bumi. Tenaga ini yang merusak atau merombak permukaan Bumi.

“Setelah endogen, disusul eksogen kompak sekali mereka berdua,” kata anak didik.

“Betul, dengan kedua proses itu, terbentuklah permukaan Bumi yang kita diami sekarang ini.”

“Apa saja jenis tenaga endogen, Pak?”

Tenaga endogen terdiri dari vulkanisme (aktivitas gunung api), tektonisme gerakan konveksi batuan), dan seisme (gempa Bumi. Tenaga eksogen terdiri dari pelapukan pengikisan, pengangkutan, dan pengendapan batuan.(*)

Referensi
Fisika Gasing, Prof Yohanes Surya, Phd.
IPA Terpadu Kurikulum 2013, Kemdikbud.
Ilistrasi idschool.net.

__Terbit pada
13 Desember 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.