gerhana bulan

Ini Proses Terjadinya Gerhana

Gerhana itu ada dua, gerhana Matahari dan gerhana Bulan. Gerhana Matahari suatu keadaan saat Matahari, Bulan, dan Bumi terletak dalam satu garis lurus.

Ketika itu, di permukaan Bumi, cahaya Matahari terhalang Bulan sehingga Matahari tampak gelap.

Sedangkan, gerhana Bulan itu suatu keadaan ketika Matahari, Bumi, dan Bulan terletak dalam satu garis lurus. Bulan berada dalam daerah bayangan Bumi.

“Pak, kalau saya perhatikan, posisi Bumi terletak di antara Bulan dan Matahari, terjadi tiap Bulan Purnama. Apakah berarti setiap Bulan purnama terjadi gerhana Bulan,” tanya Besse.

“Iya, Pak. Selain itu, posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari terjadi tiap Bulan baru. Lalu mengapa tiap Bulan baru tidak terjadi gerhana Matahari,” tanya Baso.

Jadi bidang revolusi Bumi mengelilingi Matahari dan bidang revolusi Bulan mengelilingi Bumi ternyata tidak berimpit, tapi berpotongan dengan kemiringan sekitar 5 derajat.

Sudut kemiringan bidang orbit dua buah benda langit seperti
itu sudut inklinasi. Nah, gerhana Bulan terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari berada pada garis lurus yang sama.

Gerhana Bulan terjadi minimal dua kali setahun. Demikian juga dengan gerhana Matahari. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan gerhana Bulan dan Matahari tidak terjadi secara teratur dalam siklus satu tahun.

Salah satu penyebabnya karena lintasan Bumi dan Bulan berbentuk elips.

“Jadi, gerhana Bulan dan Matahari terjadi hanya jika Bulan tepat berada di garis nodal (garisperpotongan antara kedua bidang orbit Bulan dan orbit Bumi),” kata Besse.

Gerhana Matahari
“Gendut, kamu menghalangi lampu. Kami tak bisa membaca, gelap,” kata Besse.

“Maaf Memang kalian sedang baca apa,” jawab si Gendut.
“Kami sedang baca tentang gerhana nih,” kor Besse dan Baso.

“Wah, yang rajin membaca ya. Barusan kan saya sudah membuat gerhana buat kalian,” kata Gendut berbahak.

“Gendut benar! Kalau Bulan menghalangi cahaya Matahari seperti tadi Gendut menghalangi lampu, terjadilah gerhana Matahari,” kata Tuan Guru.

Ketika sinar Matahari mengenai Bulan, kata Tuan Guru, bayangan di belakang Bulan ada yang gelap sekali disebut umbra) dan ada yang agak terang (disebut penumbra).

Tuan Guru menerangkan, penduduk Bumi yang terkena bayangan umbra akan mengalami gerhana Matahari total dan penduduk Bumi yang terkena bayangan penumbra akan mengalami gerhana Matahari sebagian.

Hal ini disebabkan rotasi Bumi, maka penduduk Bumi yang terkena bayangan umbra hanya mengalami gerhana Matahari total selama 3-4 menit. Maksimal sekitar 7 menit.

Saat terjadi gerhana Matahari total kita dapat menyaksikan korona, bagian Matahari yang bersuhu 2 juta “C.

Tapi, eits… Hati-hati, jangan sekali- kali melihat gernana Matahari secara langsung. Dapat merusak mata! Selalu gunakan filter pelindung mata.

“Pak, bagaimana dengan gerhana Matahari cincin?”
Sesuai Hukum Kepler 1, orbit Bulan berbentuk elips. Bulan memiliki titk terjauh yaitu apogee dan titik terdekat yaitu perigee.

Saat Bulan berada di apogee, bayangan umbra Bulan membentuk perpanjangan, yaitu antumbra. Penduduk Bumi yang terkena bayangan antumbra dapat menyaksikan gerhana Matahari cincin.

Gerhana Bulan
“Wah asyik ya, kita akan belajar gerhana Bulan nih.
“Baso, kamu bisa kamu gambar skema gerhana Bulan,” pinta Tuan Guru.

“Gampang, Pak. Seperti ini kan,” katanya sambil perlihatkan gambar gerhana Bulan.

“Bagus, sekarang kita akan melihat gambar Gerhana Penumbra sebelum terjadi gerhana total.
“Apa itu gerhana Penumbra,” tanya Besse.

Gerhana Bulan itu ada tiga, mirip gerhana Matahari. Jika Bulan hanya melintasi bayangan penumbra Bumi, maka gerhana yang terjadi disebut gerhana Bulan Penumbra.

Jika sebagian daerah Bulan melintasi bayangan umbra Bumi, maka gerhana yang terjadi di sebut gerhana Bulan Sebagian.

Jika seluruh bagian Bulan berada dalam bayangan umbra Bumi, maka gerhana yang terjadi di sebut gerhana Bulan Total.

Gerhana Bulan Penumbra memang sulit dibedakan dengan gerhana Bulan Biasa, bahkan dengan teleskop sekalipun.

Awal gerhana Bulan, sebagian piringan Bulan gelap tertutupi bayangan Bumi. Gerhana total bisa disaksikan secara langsung.

Kalian aman untuk mengikuti peristiwa ini dengan mata langsung. Gerhana Bulan berlangsung lama, mencapai satu jam.

“Wah, Bulan menjadi kemerahan. Kok bisa ya Pak. Katanya Bulan tertutupi bayangan Bumi, berarti seharusnya gelap dong?”

Peristiwa memerahnya Bulan saat gerhana disebabkan peristiwa refraksi atau pembiasan. Sedikit cahaya Matahari dibelokkan oleh atmosfer Bumi sehingga bisa mencapai Bulan.

Sinar yang paling sedikit dihamburkan partikel-partikel atmosfer Bumi adalah sinar merah sehingga sisa cahaya Matahari yang sampai ke Bulan berwarna kemerahan.

“Jadi kurang lebih sama seperti langit yang kemerahan ketika Matahari tenggelam,” katanya.

“Pak, apakah gerhana Bulan memiliki jalur seperti gerhana Matahari?”

Tidak. Gerhana Bulan dapat dilihat oleh semua orang yang mengalami malam saat gerhana terjadi.

“Jadi gerhana Bulan itu terjadi berurutan, gerhana Bulan Penumbra, gerhana Bulan Sebagian, dan terakhir gerhana Bulan Total,” kata Besse.

Benar, Besse. Setelah gerhana Bulan Total, disusul kembali gerhana Bulan Sebagian, kemudian yang terakhir gerhana Bulan Penumbra.

Namun demikian, kadang-kadang gerhana Bulan Penumbra bisa terjadi
sendirian, tanpa dikuti gerhana Bulan sebagian dan gerhana Bulan total. “Wah, asyik juga ya Pak, belajar gerhana Bulan,” kata ya kor. (*)

Referensi
Fisika Gasing, Prof Yohanes Surya, Phd
IPA Terpadu Kurikulum 2013, Kemdikbud.
Ilustrasi/Foto Gerhana Bulan (Pixabay.com via jawapos)

__Terbit pada
10 Desember 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.