pergantian musim

Amerika Musim Salju, Australia Panas, Indonesia Hujan. Kok Bisa?

Halo Baso, sedang musim apa di Amerika Serikat.
“Di sini sedang ada salju. Bagaimana di Australia,” jawab Besse.
“Wah, di sini panas sekali. Sangat tidak nyaman,” kata Baso.

“Bagaimana dengan Indonesia. Saya penasaran kita hububungi Wati, yuk,” kata Besse dan Baso.

“Halo Wati, sedang musim apa di Indonesia.”
“Di sini sedang musim hujan, beberapa daerah dilanda banjir,” jawab Wati.

“Wah mengapa, terjadi perbedaan musim di berbagai tempat. Yuk Kita tanya Tuan Guru.”

Perbedaan musim di berbagai permukaan, kata Tuan Guru, karena sumbu rotasi Bumi miring 23,5 derajat tehadap sumbu Matahari.

Perhatikan gambar di bawah ini, menunjukkan ragam musim yang terjadi di belahan Bumi utara selama mengelilingi Matahari.

pergantian musim
pergantain musim (kibrispdr.org)

Masih kurang jelas, Pak

Pada bulan Maret sampai Mei, Bumi bagian utara mulai condong ke Matahari. Di sini terjadi musim semi

Pada bulan Juni sampai Agustus, Bumi bagian utara lebih condong ke Matahari. Di sini siang lebih lama daripada malam. Terjadi musim panas.

Pada bulan September sampai November, Bumi bagian utara mengalami musim gugur. Di sini Bumi bagian utara mulai condong menjauhi Matahari.

Pada bulan Desember sampai Februari, Bumi bagian utara lebih condong menjauhi Matahari. Di sini terjadi musim dingin dan siang lebih singkat daripada malam.

Pergantian Musim
siklus pergantian musim (justfika-fisika.blogspot.com)

“Ooo. Begitu terus, saat Bumi bagian utara sedang musim panas. Bumi bagian selatan sedang musim dingin dong, Pak,” katanya.

“Betul, begitu juga sebaliknya. Coba simak pejelasan Tuan Guru, mengenai Rotasi dan Revolusi Bumi, mengelilingi Matahari,” kata Tuan guru singkat.

Rotasi Bumi
Bumi berputar mengitari garis sumbu atau poros. Perputaran bumi pada porosnya. Sekali berotasi bumi membutuhkan waktu 24 atau disebut satu hari.

Ketika Bumi berotasi maka daerah tertentu di permukaan tidak terus-menerus menghadap matahari. Bagian Bumi yang menghadap Matahari akan mengalami siang. Bagian yang membelakangi matahari mengalami malam.

Belahan bumi bagian timur lebih dahulu menghadap Matahari dibandingkan belahan Bumi bagian barat.

Teman-teman kita yang bermukim di Papua lebih dulu mengalami pagi dibandingkan teman-teman yang tinggal di Kalimantan, apalagi orang di Aceh.

Perputaran Bumi pada porosnya itu, kata Tuan Guru, disebut rotasi. Selain berotasi, Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari dengan cara berevolusi.

Bumi berevolusi pada garis edar yang teratur. Garis edar ini disebut orbit. Satu tahun di Bumi adalah waktu yang diperlukan bumi untuk mengelilingi matahari pada orbitnya, satu kali putaran, yaitu selama 365 1/4 hari.

Waktu untuk berevolusi disebut kala revolusi. Sehingga 1 tahun adalah 365 hari, dengan setiap 4 tahun sekali ada 366 hari atau disebut tahun kabisat.

Perubahan musim
Kemiringan sumbu bumi pada saat berotasi menyebabkan terjadinya perbedaan penyinaran cahaya matahari.

Hal ini mengakibatkan perbedaan lamanya siang dan malam serta menimbulkan perbedaan musim di berbagai daerah di permukaan Bumi.

“Kapan Bumi mengalami musim panasdan dingin?”.

Sekitar tanggal 21 Juni, belahan Bumi utara mengalami musim panas karena lebih condong ke arah matahari sehingga menerima cahaya matahari lebih banyak.

Sekitar tanggal 21 atau 22 Desember belahan Bumi selatan mengalami musim panas. Sedangkan belahan Bumi utara mengalami musim dingin.

Saat belahan bumi condong menjauhi matahari, belahan Bumi tersebut mengalami musim dingin. (*)

Referensi
Fisika Gasing, Prof Yohanes Surya, Phd
IPA Terpadu Kurikulum 2013, Kemdikbud.
Ilustrasi justfika-fisika.blogspot.com dan kibrispdr.org

__Terbit pada
7 Desember 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.