Faraday

Sekelumit Kisah Sang Penemu Listrik

“Saya ada sesuatu yang menarik. Coba diperhatikan, kalau magnet saya dorong masuk ke kumparan, maka jarum Galvanometer bergerak kekanan. Saat saya tarik keluar, jarum Galvanometer bergerak ke kiri,” kata Tuan Guru.

“Kenapa bisa begitu Pak,” tanya murid Tuan Guru yang mulai penasaran.

“Jadi ini adalah induksi elektromagnetik yang akan kita pelajari sekarang,” kata Tuan Guru.

Arus induksi pada suatu kumparan dapat dihasilkan oleh perubahan medan magnet yang memasuki kumparan itu.

Tuan Guru menceritakan, kisah seorang ilmuan Fisika hebat di sedunia. Michael Faraday, ilmuan yang hidup pada tahun 1791-1867.

Om Faraday ini menemukan tegangan induksi elektromagnetik. Om Faraday tak pernah mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Tapi, ia sosok cerdas.

Om Faraday bekerja di sebuah penjilidan buku Fisika. Ia sangat tekun belajar dari buku-buku Fisika yang ia jilid.

Om Faraday mengerti Fisika dan membuat penemuan penting sehingga sekarang seluiruh dunia mengenalnya sebagai ilmuan hebat.

“Makanya kalian yang sekolah pasti jauh lebih hebat dari Om Faraday. Kalian harus belajar yang tekun dan pantang menyerah,” katanya.

Faraday dijuluki sebagai Bapak Listrik, penemuannya, listrik menjadi teknologi yang sangat berguna. Ia lahir dari keluarga yang kurang mampu, sehingga sebagian besar pengetahuannya diperoleh secara autodidak dan kerja keras.

Ilmu pengetahuan dan kemampuan kimia Faraday semakin berkembang, setelah magang kedua di Royal Institute berakhir pada tahun 1820. Faraday juga terus melakukan penelitian terkait listrik dan magnet.

Selama hampir 50 tahun, Faraday bereksperimen dan berkontribusi pada Sains. Ini dia jejak Faraday dan penemuannya.

1821: menemukan motor listrik.
1822: menemukan senyawa karbon yang dapat berikatan dengan klorin.
1823-1824: menemukan metode pencairan gas.
1825: menemukan benzena dan isobutilena.
1831: menemukan induksi elektromagnetik.
1833: menemukan Hukum Faraday dalam elektrolisis.

Referensi
zenius.ne
Fisika Gasing, Prof Yohanes Surya Phd.
Foto/ilustrasi renovablesverdes.com

__Terbit pada
24 November 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *