ilustrasi arah arus listrik

Menentukan Arah Arus Listrik dengan Tangan Kanan

Perkenalkan saya Hans Christian Oersted, akrab di sapa Om Oersted, Fisikawan asal Denmark (1770-1851). Saya tertarik pada masalah listrik dan magnet. Secara kebetulan saya menemukan hubungan antara listrik dan magnet.

“Memang bagaimana Om Oersted menemukan hubungan listrik dan magnet,” tanya mahasiswanya.

Waktu itu, saya sedang memberikan kuliah, tanpa sengaja meletakkan kompas dekat kawat berarus. Aneh ternyata jarum kompas bergerak-gerak.

Saya tertekun dan berpikir dari mana medan magnet yang menggerakkan jarum kompas itu.

Saya mencoba menyelidiki dan menyelidiki. Akhirnya saya berkesimpulan arus listrik dapat menghasilkan medan magnet.

Selain itu, Om Oersted menemukan bahwa di sekitar kawat berarus listrik magnet jarumkompas akan bergerak (menyimpang).

Penyimpangan magnet jarum kompas makin besar jika kuat arus listrik yang mengalir melalui kawat diperbesar.

Sedangkan arah penyimpangan jarum kompas bergantung arah arus listrik yang mengalir dalam kawat. Gejala itu terjadi jika kawat dialiri arus listrik.

Jika kawat tidak dialiri arus listrik, maka medan magnet tidak terjadi sehingga magnet jarum kompas tidak bereaksi.

Perubahan arah arus listrik ternyata juga mempengaruhi perubahan arah penyimpangan jarum kompas. Perubahan jarum kompas menunjukkan perubahan arah medan magnet.

Squad itulah cerita Om Oersted, sering kali kita melakukan percobaan Fisika secara sederhana dan menemukan sesuatu. Misalnya kita melihat gejala alam yang menarik.

“Amatilah dengan teliti sedalam mungkin, siapa tahu nanti ditemukan teori-teori baru menjadikan kalian ilmuan hebat,” nasihat Tuan Guru.

“Sekarang kita lakukan percobaan seperti yang dilakukan Om Oersted.
Taburkan serbuk besi di sekitar kawat berarus listrik (baterai),” pinta Tuan Guru.

“Wah, garis-garis medan magnetnya berbentuk lingkaran Pak. Pusat lingkarannya berada pada kawat berarus,” jawabnya.

Pada serbuk besi itu menunjukkan pola garis gaya magnet di sekitar kawat berarus listrik. Arah garis gaya magnet dapat ditentukan dengan kaidah tangan kanan.

Caranya cukup gampang, genggam kawat, dengan jempol mengarah ke arah arus, empat jar-jari menunjukkan garis gaya magnet.

Arah Medan listrik dapat ditunjukkan dengan kaidah tangan kanan, yaitu ibu jari menunjukkan arah arus listriknya, sedangkan genggaman empat jari menunjukkan arah medan magnet. (*)

Referensi
Fisika Gasing, Prof Yohanes Surya Phd
Medan Magnet, Nasrun Mirrobi, sumber.belajar.kemdikbud.go.id

__Terbit pada
13 November 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *