stifin

Seminar Parenting SIT Andalusia : Kenali Potensi Anak Lewat Stifin

Sekolah Islam Terpadu (SIT) Andalusia gelar Seminar Parenting Stifin, via daring menggunakan aplikasi Zoom, Minggu, 3 Oktober 2021. Seminar yang diikuti guru dan orang tua SDIT dan TKIT Andalusia itu, mengenali potensi dan keunikan anak sejak dini.

Direktur Yayasan Andalusia, HA Rahman Saleh, SE, saat membuka Parenting Stifin, mengatakan, seminar ini untuk mengenali keunikan, kepribadian dan potensi yang dimilik anak.

Stifin, kata dia, salah satu alat bantu untuk mengenali bakat, prilaku anak, sehingga guru bisa mengatasi masalah yang dihadapi anak selama proses belajar mengajar di sekolah.

“Stifin ini menjadi alat bantu guru dalam mengenali potensi anak didik. Selain itu, Stifin juga menjadi jalan peta menuju kesuksesan,” katanya.

Solver Stifin, Alif Haeruddin, mengajak, orang tua dan guru terus belajar, mengenali potensi dan keunikan anak kita, bisa melalui tes Stifin. Tes ini membantu kita mengenali kelebihan anak dan mengantar menuju kesuksesan di masa depan.

Mesin Kecerdasan
ilustrasi Mesin Kecerdasan

Saat ini, kata Ustaz Alif, banyak orang tua selalu ingin mengopi karakternya ke anak, sehingga banyak anak tak percaya diri di usia dewasa. Mereka tidak bekali pontensi mereka, seperti elang dipelihara ayam.

Ia menceritakan, prilaku anak saat SD dan TK baik-baik saja, tapi ketika SMP dan SMA makin sulit diatur. Bagi Ustaz Alif, Panreting yang tak tepat, menjadi bom waktu bagi anak.

“Jangan sampai anak-anak kita lebih tertarik dan sayang lingkungannya, lebih sayang gawai, lebih suka curhat sahabatnya, daripada orang tuanya,” katanya.

Jika ini terjadi, maka ada yang salah, mungkin orang tua gagal mengenali potensi dan keunikan anaknya. Tidak mungkin anak sukses jika hanya mengandalkan guru di sekolah.

“Maka kenali sifat dan potensi anak sedini mungkin melalui mesin kecerdasan agar mendidik dan perlakukan sesuasi potensinya,” katanya.

Lima mesin kecerdasan yang dimiliki anak harus diperhatikan orang tua dan guru. Kelima mesin kecerdasan itu, yakni sensing, thingking, intuiting, feeling, dan insting.

Sensing Introvert
Berikut kelebihan mesin kecerdasan anak, sensing introvert memiliki kemampuan mengingat lebih kuat. Berbasis panca inderanya, bekerja keras, bekerja efisien, disiplin, serta hemat membantu lebih memilih mengeluarkan tenaganya ketimbang uangnya.

Tipe sensing introvert memiliki kecenderungan mengumpulkan uang mencapai tujuannya dengan mengandalkan kerja kerasanya.

Sensing Ekstrovert
Sensing ekstrovert memiliki kepribadian yang lebih dermawan dan cenderung lebih boros, santai dan suka bersenang-senang dan suka pamer. Stamina yang kuat membuatnya mampu melakukan sebuah aktivitas yang memiliki durasi yang cukup lama.

Menyukai sebuah hadiah dalam bentuk yang nyata dan terlihat
menjadikannya sumber motivasi yang kuat untuk meraih sesuatu yang diinginkan.

Thinking Introvert
Thinking introvert memiliki kepribadian mandiri, fokus pada pekerjaan, jika menekuni sesuatu, maka dia akan fokus sampai mencapai taraf ahli, dan selalu ingin tuntas dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Pada kekuatan utamanya memiliki kemampuan menganalisa secara mendalam suatu persoalan dengan sangat baik.

Thinking Ekstrovert
Thinking ekstrovert memiliki kepribadian seperti yang mengutamakan
logika, sifatnya yang adil, melihat sesuatu persoalan secara objektif.

Tipe ini juga senang dan dalam berargumentasi pada hal-hal yang disukainya. Suka tantangan membuatnya selalu ingin belajar dan berkompetisi menjadi sang pemenang.

Intuiting Introvert
Intuiting introvert yang mengutamakan sebuah kualitas daripada kuantitas, selalu mencari kesempurnaan dalam segala aspek. Selalu menjadi terdepan dalam melakukan sebuah inovasi. Perjuangkan keinginannya terhadap mimpinya yang selalu dipandang optimis bahwa ia akan mencapainya.

Intuiting Ekstrovert
Intuiting ekstrovert memiliki kepribadian yang humoris, memiliki ide dan gagasan yang besar, serta berani menjadi pribadi yang menginspirasi bagi lingkungannya.

Suka dengan hal-hal yang baru dan cenderung tidak ingin diatur oleh orang lain, membuatnya cocok menjadi seorang pengusaha besar.

Feeling Introvert
Feeling introvert memiliki kepribadian emosial yang sangat kuat, mampu bersimpati dan empati pada orang lain. Suka mencari sosok idola sebagai panutan dalam hidupnya.

Jiwa leadership adalah kata yang melekat pada kepribadian, sangat cocok menjadi pemimpin yang disayangi oleh bawahannya.

Feeling Ekstrovert
Feeling ekstrovert memiliki kemampuan yang baik dalam bersosialisasi dengan lingkungannya. Orang di sekitarnya senang ketika berada di sampingnya.

Suka santai dan meniliki sebuah toleransi yang tinggi mampu membuatnya menjadi orang yang penyabar. Memiliki kemampuan sebagai King Maker mampu menjadikan seseorang menjadi sosok yang hebat dan berhasil.

Insting
Kecerdasaan insting yang tidak memiliki kemudi introvert dan ekstrovert. Ia tidak menyukai konflik, selalu tulus dan rela berkorban untuk orang lain.

Jalan pikirnya simple dan sederhana serta akomodatif. Serba bisa tapi pada saat yang sama juga serba tanggung porsi otaknya yang seimbang poada setiap bagiannya.

Tidak suka yang rumit, membuatnya ingin selalu serba cepat. Hal yang diingkan hanya bentuk kebahagian pada dirinya dan orang lain. (*)

__Terbit pada
3 Oktober 2021
__Kategori
Culture, News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *