Sejarah dan Penerapan Hukum Pascal

Halo, saya Pascal. Saya senang menyelidiki tekanan air. Saya menemukan hal yang unik dari tekanan air.

Menurut penelitian saya, tekanan yang dialami oleh zat cair akan diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah sama rata.

Hukum pascal yang saya temukan dapat diaplikasikan pada dongkrak hidrolik yang banyak dipakai di tempat servis mobil.

Dongkrak ini gunakan untuk mengangkat mobil yang mau diservis. Dongkrak hidrolik terdiri dari dua tabung yang berhubungan. Tabung pertama kecil, dan tabung kedua besar.

Ketika kita menekan cairan di tabung kecil, tekanan ini akan disebarkan ke segala arah.  Termasuk ke tabung besar.

Tentu luas penampang lebih besar, tabung besar akan mampu menahan beban yang berat. Konsep dongkrak hidrolik: gaya kecil mampu mengangkat beban besar.

Perhatikan kasus berikut pada dongkrak hidrolik, tabung kecil diberi gaya 10 N. Luas penampang 10 cm2. Hitung beban dan tekanan yang bisa ditanggung oleh tabung besar yang luas penampangnya 5 m2.

Jadi tekanan itu menunjukkan gaya yang bekerja tiap satuan luas yang bekerja pada bidang seluas 1 m2.

Pada tabung kecil gayanya 10 N dan luas penampangnya 10 cm2 (0.001 m2). Gaya yang bekerja pada luas 1 m2 adalah 10/0.001=10.000 N.

Artinya setiap 1 m2 beban yang bisa ditahan sebesar 10.000 N. Karena luas penampangnya 5 m2, maka gaya yang mampu ditahan adalah 10.000 ×5=50.000 N. Sama dengan gaya mengangkan mobil bermassa 5 ton.

Siapa Pascal
Hukum Pascal ditemukan Blaise Pascal, ia dilahirkan di negeri Perancis, 19 Agutus 1623. Di usia kanak-kanak, Pascal kecil menempuh pendidikan di bangku sekolah karena sakit-sakitan.

Tetapi Pascal, tak pernah menyerah, tetap rajin dan ulet belajar di rumahnya. Berkat keuletan belajar, di usia 16 tahun, ia menulis buku kecil megenai kerucut.

Bahkan di usia 18 tahun, mampu menciptakan kalkulator digital pertama di dunia. Pascal pakar Fisika, penemu hukum pascal, alat suntik, dan masih banyak lainnya.

Penemuan Pascal tentang tekanan pada zat cair dipelajari anak didik di seluruh dunia yang kita kenal dengan Hukum Pascal.

“Tekanan yang diberikan pada zat cair di dalam ruang tertutup akan diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah dengan sama besar.” Hukum Pascal dapat ditulis secara matematis, F1/A1 = F2/A2 dimana;

F1 = gaya pada penampang A1 (N)
A1 = luas penampang 1 (meter kuadrat)
F2 = gaya pada penampang A2 (N)
A2 = luas penampang 2 (meter kuadrat)

Penemuan Pascal ini dapat diaplikasikan dengan peralatan atau teknologi mutakhir, seperti dongkrak hidrolik, rem hidrolik, dan mesin hidrolik. (*)

Referensi
Fisika Gasing, Prof Yohanes Surya, Phd
Buku IPA, Kurikulum 2013, Kemdikbud.
Foto : meteorologiaenred.com

__Terbit pada
29 September 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *