Seminar Jurnalistik

JI Perkampungan Literasi di Sidrap

Program Studi Jurnalistik Islam (JI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare, gelar Perkampungan Literasi di Desa Lanrang, Kecamatan Pancarijang, Sidrap, Sulawesi Selatan, Jumat, 3 September 2021.

Perkampungan Literasi kali ini dirangkaikan dengan Seminar Jurnalistik yang mengusung tema Membangun Literasi Melalui Budaya Progresif digelar secara daring dan luring.

Perkampungan Literasi diikuti peserta didik SMP,SMA sederajat, dan mahasiswa itu, menghadirkan pemateri, Hairil M Pd, mengupas pentingnya membangun budaya literasi di era digital.

Menurut Hairil, berliterasi itu kemampuan membaca dan menulis. Kemampuan membaca, memahami, dan mampu mengapresiasi suatu bacaan.

Selain itu, kata dia, berliterasi kemampuan mengaplikasikan dalam keterampilan, seperti menulis, berbicara, bernalar, berkarya, berperilaku, bereksplorasi, berinovasi, berkreasi, dan memperbaiki diri.

“Seseorang yang terampil menulis itu karena terampil membaca.
Menulis itu menuangkan ide, gagasan, pengalaman, hasil kajian, hasil penelitian, dan emosi jiwa,” katanya.

Saat ini, perlu penanaman budaya literasi di tengah-tengah masyarakat. Budaya literasi mesti diterapkan sedini mungkin dan  dimulai dari rumah tangga, lingkungan masyarakat, dan sekolah.

Riset Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan duduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.

Indonesia berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Padahal, 60 juta penduduk Indonesia memiliki gadget, atau peringkat kelima dunia terbanyak kepemilikan gadget.

Minat baca buku rendah, tapi data wearesocial per Januari 2017, mengurai, orang Indonesia bisa menatap layar gadget kurang lebih 9 jam sehari.

Ketua Panitia Perkampungan Literasi, mengatakan, kegiatan ini diharapkan menumbuhkembangkan minat baca dan menulis bagi generasi muda.

“Saat ini, suka tidak suka kita berada di generasi digital. Ayo mari adek-adek pelajar SMP dan SMA budayakan literasi untuk masa depan,” katanya. (*)

__Terbit pada
3 September 2021
__Kategori
Culture

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *