ilustrasi

Ini Alat Ukur Panjang

Hai squad, mengukur panjang menggunakan tiga alat ukur panjang, mari kita pelajari satu per satu. Pertama, penggaris atau biasa disebut mistar.

Penggaris terbuat dari plastik bias dipakai untuk mengukur panjang benda. Alat ukur ini memiliki ketelitian 1 milimeter (mm).

Ukuran penggaris ini, ada berukuran pendek dan panjang atau penggaris gulung hingga 5 meter. Pada zaman dulu, orang menggunakan bagian tubuh mengukur panjang.

Bagian tubuh yang digunakan mengukur, seperti lengan tangan, kaki, langkah. Lalu orang mulai menggunakan berbagai benda, seperti kayu dan gading.

Saat ini, penggaris memakai berbagai jenis bahan, misalnya palstik mika dan besi. Penggaris dimodifikasi sesuai kegunaannya.

Penggaris untuk tukang kayu menggunakan bagian siku, dan meteran tukan batu menggunakan logam tipis yang dapat digulung.

Kedua, jangka sorong alat ukur panjang ini mengukur ketebalan benda. Alat ukur ini memiliki ini lebih teliti mencapai 0,1 mm.

Mendapatkan hasil lebih teliti, Piere Vernier pada tahun 1631 menciptakan jangka sorong dengan skala noniusnya yang dapat mengukur dengan ketelitian 0.1 mm.

Ketiga, Mikrometer Sekru, alat ukur panjang ini lebih teliti. Alat ukur ini memiliki ketelitian 0.01 mm.

Penemuan jangka sorong dan mikro meter ditemukan di abad yang sama. Mikrometer ditemukan William Gascoigne, kemudia disempurnakan oleh Edward Williams Morley tahun 1888. Saat ini, mikrometer memiliki ketelitian 10 mikro meter. (*)

__Terbit pada
30 Agustus 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *