Ini Jadwal Simulasi ANBK Pengganti UN

Ilustrasi panduan anbk (news.schmu.id)

Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, akan gelar simulasi ANBK bagi satuan pendidikan yang akan melaksanakan ANBK tahun ini.

Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) itu, memastikan kesiapan infrasturktur pusat dan satuan pendidikan berjalan dengan baik.

Simulasi ANBK digelar dua periode, yakni periode I dilaksanakan tanggal 23-26 Agustus 2021.

Sedangkan periode II dilaksanakan tanggal 30 Agustus sampai 2 September 2021.

Sesuai surat Kemdikbud-Riset dan Teknologi bernomor 1154/H3/PI.00 /2021 tentang simulasi ANBK akan diikuti satuan pendidikan jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK dan sederajat.

Selain itu simulasi ANBK hanya untuk satuan pendidikan yang berstatus mandiri dan mandiri yang ditumpangi dengan moda daring atau semi daring.

Batas akhir data penetapan status dan moda pelaksanaan pertanggal 15 Agustus 2021 pukul 20:00 WIB.

Satuan pendidikan memilih satu hari dari jadwal tersebut dengan mengisi pada menu data sekolah kolom Simulasi di laman ANBK.

Pemilihan jadwal simulasi akan ditutup tanggal 21 Agustus 2021 pukul 13:00 WIB.

Simulasi wajib dilaksanakan di satuan pendidikan diikuti proktor dan teknisi. Peserta didik bisa mengikuti simulasi atau tidak wajib.

Apa Itu Asesmen Nasional?
Asesmen Nasional adalah program evaluasi digagas Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Asesmen Nasional juga memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Asesmen Nasional memiliki tiga instrumen, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar peserta didik yang mendasar, seperti literasi, numerasi, dan karakter, serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Asesmen Nasional menghasilkan, informasi untuk memantau perkembangan mutu dan kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan.

Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut.

Hasil Asesmen Nasional diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan agar fokus perbaikan mutu pembelajaran.

Sesuai laman anbk.kemdikbud.go.id,
ANBK diikuti 149.760 SD/MI, 44.758 SMP/MTs, 17.990 SMA/MA, 13.778 SMK, 7.254 Kesetaraan, dan 2.030 Sekolah Khusus. (*)

__Terbit pada
13 Agustus 2021
__Kategori
Lifestyle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *