Fenomena Gaya

Perempuan bersepeda wanita. Foto: Shutter Stock

Hai squad, kita akan belajar gaya. Menurut Fisika gaya itu tarikan atau dorongan. Gaya dapat mengubah bentuk arah, dan kecepatan benda.

Memudahkan memahami gaya dalam kehidupan sehari kita dapat dibedakan menjadi dua. Yakni gaya sentuh dan gaya tak sentuh.

Gaya sentuh contohnya adalah gaya otot dan gaya gesek, seperti seseorang hendak memanah dengan menarik panah ke arah belakang.

Gaya gesek adalah gaya yang diakibatkan adanya dua buah benda yang saling bergesekan.

Gaya gesek selalu berlawanan arah dengan gaya yang diberikan pada benda, seperti gaya gesekan antara meja dengan lantai.

Gaya tak sentuh adalah gaya yang tidak membutuhkan sentuhan langsung dengan benda yang dikenai.

Contoh lain mendekatkan ujung magnet batang dengan sebuah paku besiakan tertarik dan menempel pada magnet.

Gaya tak sentuh disebabkan adanya pengaruh gaya magnet batang.

Selain gaya magnet, gaya gravitasi sedang terjun payung juga merupakan contoh gaya
lanjut tentang gaya dan interaksinya terhadap benda lainnya.

Memahami gaya berikut konsep gaya yang ditemukan Sir Issac Newton, Fisikawan asal Inggris.

Hukum Newton I
Mengapa saat kita berada di dalam bus yang melaju kencang dan tiba-tiba bus direm badan kita ke depan?

Sifat kelembaman suatu benda, bisa dilakukan menggunakan gelas. Gelas akan tetap diam saat kertas ditarik dengan cepat cara horizontal.

Hasil percobaan tersebut menunjukkan bahwa benda memiliki kecenderungan untuk tetap mempertahankan keadaan diam.

Geraknya dengan kecepatan tetap yang disebut sebagai inersia untuk kelembaman benda.

Hal ini menunjukkan inersia
adalah adalah saat kamu berada di dalam sebuah mobil yang sedang melaju kencang
udian tiba-tiba di rem.

Apa yang terjadi badan kamu
terdorong ke depan karena badan mempertahankan geraknya ke depan.

Menurut Newton, sifat inersia benda yang tidak mengalami resultan gaya atau (F
=0).

Squad inilah bunyi Hukum Newton 1 adalah Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya.

Jika resultan gaya yang bekerja pada suatu benda bernilai 0, maka benda yang awalnya diam akan tetap diam dan untuk benda yang awalnya bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan konstan.

Hukum Newton 2
Bunyi Hukum Newton 2 adalah “Perubahan dari gerak selalu berbanding lurus terhadap gaya yang dihasilkan / bekerja, dan memiliki arah yang sama dengan garis normal dari titik singgung gaya benda.”

Sebuah benda dengan massa m mengalami gaya resultan sebesar F akan mengalami percepatan a yang arahnya sama dengan arah gaya, dan besarnya berbanding lurus terhadap F dan berbanding terbalik terhadap M atau F=m.a

Hukum Newton 3
Bunyi Hukum Newton 3 adalah “Setiap aksi selalu ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah: atau gaya dari dua benda pada satu sama lain selalu sama besar dan berlawanan arah”

Gaya aksi dan reaksi dari dua benda memiliki besar yang sama, dengan arah berkebalikan, dan segaris. (*)

__Terbit pada
28 Juli 2021
__Kategori
Sains
2

2 comments on “Fenomena Gaya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.