Melihat Indahnya Gerak

gambar ilustrasi buah kelapa jatuh (jawapos.com)

Hay skuad, hari ini kita akan melihat Indahnya Gerak. Tuan Guru akan mengulas gerak sebuah benda dalam kehidupan sehari-hari.

“Apa itu gerak Pak,” tanya Echa, sambil mengacungkan tangan.

“Jadi gerak itu perubahan kedudukan benda dari suatu titik acuan yang diam,” jawab Tuan Guru.

“Anak-anak coba perhatikan buku di atas meja. Apakah buku itu bergerak,” tanya Tuan Guru. “Tidak Pak,” kor menjawab

“Mengapa kalian mengatakan buku atau meja itu tak bergerak,” tanya Tuan Guru. “Karena meja itu tetap berada di situ,” jawab Chaca.

“Bagus dalam Fisika, meja (benda) dikatakan diam terhadap titik acuan, jika posisinya tidak berubah terhadap suatu titik acuan.”

Menurut Tuan Guru, titik acuan adalah titik awal benda tersebut berada, atau titik tempat pengamat itu berada.

Gerak benda ditinjau dari titik acuan yang diam. Tuan Guru mencontohkan, sebuah buku jatuh dari atas meja “A” menuju lantai.

Titik acuan buku di atas meja, saat jatuh ke lantai. Saat buku ada di tanah, maka buku ada pada titik acuan “B”.

Perpindahan titik acuan buku tersebut dikatakan bergerak, dengan bentuk gerak sebenarnya (buku berpindah).

“Benda berpindah tempat itu (dari titik acuan) dikatakan bergerak,” kata Isya.

“Betul, Isya kamu pintar,” puji Tuan Guru.

“Titik acuan itu apa Pak,” tanya Isya.

“Titik acuan itu, sembarang titik yang dipakai sebagai patokan. Titik itu bisa berupa diri kamu, ujung kursi, atau papan tulis,” jawab Tuan Guru.

“Jadi jika saya pakai acuan papan tulis, maka meja itu dikatakan diam karena posisinya tak bergerak terhadap papan tulis.”

Contoh lainnya seekor lalat hinggap di ujung meja, lalu terbang ke tengah meja. “Bagaimana posisi sekarang.”

“Berubah Pak,” jawab Echa.

“Lalat itu dikatakan bergerak karena posisinya berubah terhadap titik acuan. Mudah kak.”

“Iya Pak, mudah dan asyik lagi,” kata anak didik Tuan Guru.

****
Tuan Guru juga mengulas gerak benda menurut lintasannya. Pertama, gerak lurus: jika gerak benda itu berpindah posisi sepanjang sepanjang garis lurus.

“Contohnya buku dijatuhkan, mobil di jalan lurus, dan lainnya.”

Gerakan ini lintasannya berbentuk garis lurus. Gerak jenis ini ada dua. Yakni Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB).

Kedua, gerak melingkar: gerakan yang lintasannya melingkar, misalnya gerakan pada jarum jam.

Ketiga, gerak parabola, gerakan benda yang lintasannya berbentuk lingkaran tidak penuh.

Tuan Guru mencontohkan, gerakan bola yang ditendang saat tendangan bebas dan membentuk sudut kemiringan.

Selain itu, kata Tuan Guru, ada gerak tidak nyata yang dihasilkan karena gerakan pengamat. Padahal, benda itu sebenarnya diam, tetapi terlihat bergerak karena gerak yang dilakukan pengamat.

“Misalnya matahari terbit dan terbenam. Matahari itu diam, tetapi karena bumi berotasi, maka matahari seolah bergerak terbit dari timur dan terbenam di barat,” urai Tuan Guru.(*)

Referensi
Kemdikbud, IPA Kelas 8, revisi 2017
Ruangguru.com
Prof Yohanes Surya, Fisika Gasing 2008

__Terbit pada
13 Juli 2021
__Kategori
Sains
4

4 comments on “Melihat Indahnya Gerak”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *