ilustrasi copa amerika

Brazil vs Argentina, Siapa Juara: Ini Analisis Akademisi

Partai puncak Copa Amerika 2021, pertemukan laga timnas Argentina kontra timnas Brasil, di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brazil, Minggu, 11 Juli, pukul 0.8.00 Wita.

Laga klasik, penuh rivalitas dan adu gengsi itu menarik disaksikan. Siapa yang bakal memenangkan laga penuh aroma dendam abadi itu.

Berikut analisis dan jagoan para pakar yang berhasil dihimpun tuturkata.com.

Pakar Fisika Bumi FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Ir Muhammad Arsyad, MT, menjagokan tim Samba Brazil meraih juara Copa Amerika.

Dr Muhammad Arsyad
Pakar FIsika Bumi UNM Dr Muhammad Arsyad

“Brazil punya bintang yang merata di setiap lini. Sementara Argentina hanya bertumpu pada Messi,” kata Ketua Prodi Pendidikan Fisika dan Sains Pascasarjana UNM itu.

“Messi tak memiliki parner sepadan di timnas Argentina, seperti saat bermain di Barcelona yang mengerti betul yang dibutuhkan Messi,” ujarnya.

Sementara itu, Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare, Dr Yadi Arodhiskara, juga mengunggulkan Brazil, kedalaman skuad yang merata di setiap lini.

Dr Yadi Arodhiskara
Dr Yadi Arodhiskara

“Timnas Brazil itu memiliki skuad mumpuni di setiap lini. Mampu bermain total football ala Eropa. Saya yakin Brazil akan berpesta di Stadion Maracana,” kata Dekan Fakultas Ekonomi UM Parepare itu.

Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi UM Parepare, Rusmin Nuryadin, jagokan tim Tango Argentina yang mengangkat trophy Copa Amerika 2021.

Rusmin Nuryadin
Rusmin Nuryadin

“Argentina memiliki kedalam skuad yang mumpuni. Saat ini, Argentina tak lagi bertumpu pada Messi, tapi mampu membangun tim yang kolektif,” katanya.

Selain itu, Argentina memiliki mental juara diperkuat pemain-pemain muda dan senior yang bermain di liga Eropa, seperti Inggris, Spanyol, Italia, dan lainnya.

“Saya yakin Argentina juara. Brazil tak memiliki mental juara, terbukti begitu gampang dikalahkan Jerman di kandangnya saat piala dunia,” ujarnya.

Duel Klasik Penuh Rivalitas
Laga klasik dua raksasa Amerika Selatan itu, menampilkan rivalitas dua mega bintang, Lionel Messi (Argentina) dan Neymar (Brazil).

Duel ini menarik disaksikan pencinta bola, Messi dan Neymar tahu, duel itu adalah dual klasik dan rivalitas yang dinantikan jutaan pasang mata di seluruh dunia.

Dua pemain bintang itu akan adu cerdik dan gengsi siapa beruntung akan mengangkat Piala Copa Amerika.

Statistik kedua timnas berpeluang menjadi juara. Timnas Brasil melaju ke babak final setelah mengalahkan Peru skor tipis 1-0 di semifinal.

Catatan anak asuh Tite itu garang, tak pernah keok selama turnamen berlangsung. Mengemas lima kemenangan dan satu kali imbang.

Mencetak 12 gol dan hanya kebobolan dua kali.Neymar Cs mendepak Cile di perempat final.

Di babak penyisuhan grup, tim Samba memejamkan Peru, Venezuela, dan Kolombia, dan ditahan imbang Ekuador.

Sementara itu, Timnas Argentina juga tak pernah takluk. Tim asuhan Lionel Scaloni, menghempaskan Bolivia, Paraguay, Uruguay, dan ditahan imbang Cile di fase grup.

Di babak 8 besar, Lionel Messi Cs tidak mengalami hambatan menyingkirkan Ekuador dengan skor telak3-0.

Di semifinal, Argentina dipaksa bermain imbang selama waktu normal, diselesaikan lewat adu tos-tosan. Tim Tango berhasil menang 3-2.

Dua kekuatan besar, musuh abadi, dan rivalitas Argentina vs Brasil akan tersaji dan dinanti penikmat bola dunia.

“Kami berdua di final. Itu akan sangat dekat, sangat sulit,” kata Messi dikutip dari Marca. (*)

__Terbit pada
9 Juli 2021
__Kategori
Lifestyle