revolusi bumi

Inilah Negara Puasa 18 Jam

Ilustrasi : gerak semu matahari akibat revolusi bumi (quora.com)

Setiap bulan Ramadhan, kita selalu diingatkan dengan jadwal imsak dan berbuka. Ternyata waktu berbuka puasa berbeda setiap daerah. Kenapa bisa?

Tuan Guru kembali membaca buku Fisika Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing). Buku yang ditulis Prof Yohanes Surya itu mengupas fenomena itu dengan bahasa ringan.

“Bumi bergerak mengelilingi matahari. Tapi, menurut penduduk di bumi, mataharilah kelihatan bergerak mengelilingi bumi. Gerak matahari itu disebut gerak semu matahari,” kata Tuan Guru.

Tuan Guru menerangkan, ada suatu tempat di belahan bumi, memiliki  durasi siang tidak selalu sama dengan durasi  malam hari. Hal ini, disebabkan sumbu rotasi bumi kita miring 23,5 derajat terhadap matahari.

Ilustrasi: Rotasi bumi (Fisika Gasing)
Ilustrasi: Rotasi bumi (Fisika Gasing)

Coba perhatikan gambar di atas, tampak pada bulan Desember kutub utara mengalami gelap. Matahari tidak menyinari daerah itu, sehingga malam selama 24 jam. Sebaliknya pada bulan Juni di kutub utara mengalami siang terus.

Sementara di ekuator, sepanjang tahun lama siang dan malam hampir sama, matahari menyinari separuh dari keliling lingkaran ekuator.

Di Indonesia, kita beruntung karena dilalui garis khatulistiwa, durasi siang dan malam hampir sama. Lama siang dan malam selama kurang lebih 12 jam

Pada daerah yang terletak antara ekuator dan kutub, misalnya daerah di lingkaran 45 derajat lintang utara pada bulan Desember sinar matahari menyinari kurang dari separuh keliling lingkaran.

Sehingga siang hari menjadi singkat, hanya beberapa jam, tetapi sebaliknya pada bulan Juni siang hari menjadi sangat lama.

Lama berpuasa umat Muslim di belahan dunia berbeda-beda, antara 10 hingga 21 jam. Tergantung di belahan bumi berada.

Durasi siang hari bervariasi setiap negara. Umat ​​Muslim yang tinggal di belahan bumi bagian selatan seperti Cile atau Selandia Baru akan berpuasa rata-rata 11 jam.

Umat Muslim yang tinggal di belahan bumi bagian utara seperti Islandia atau Norwegia akan berpuasa 18 jam lebih dan terus menurun hingga tahun 2032.

Umat Muslim yang bermukim di belahan bumi bagian utara, seperti Longyearbyen, Norwegia, berpuasa paling lama. Di negara itu matahari tidak terbenam sejak 20 April hingga 22 Agustus.

Pada 22 Desember sampai 21 Juni, kemiringan sumbu membuat kutub utara lebih condong ke matahari. Sehingga negara-negara di wilayah utara lebih lama puasanya. (*)

Durasi Puasa Umat Islam di Dunia

Nuuk, Greenland: 19-20 jam
Reykjavik, Islandia: 19-20 jam
Helsinki, Finlandia: 18-19 jam
Stockholm, Swedia: 17-18 jam
Glasgow, Skotlandia, Inggris: 17-18 jam
Oslo, Norwegia: 17-18 jam
Kopenhagen, Denmark: 17-18 jam
Moskow, Rusia: 17-18 jam
Berlin, Jerman: 16-17 jam
Amsterdam, Belanda: 16-17 jam
Warsawa, Polandia: 16-17 jam
London, Inggris: 16-17 jam
Paris, Prancis: 16-17 jam
Nur-Sultan, Kazakhstan: 16-17 jam
Brussel, Belgia: 16-17 jam
Zurich, Swiss: 16-17 jam
Bukares, Rumania: 15-16 jam
Ottawa, Kanada: 15-16 jam
Sofia, Bulgaria: 15-16 jam
Roma, Italia: 15-16 jam
Madrid, Spanyol: 15-16 jam
Lisbon, Portugal: 15-16 jam
Athena, Yunani: 15-16 jam
Beijing, Tiongkok: 15-16 jam
Washington DC, AS: 15-16 jam
Pyongyang, Korea Utara: 15-16 jam
Ankara, Turki: 15-16 jam
Rabat, Maroko: 14-15 jam
Tokyo, Jepang: 14-15 jam
Islamabad, Pakistan: 14-15 jam
Teheran, Iran: 14-15 jam
Baghdad, Irak: 14-15 jam
Beirut, Lebanon: 14-15 jam
Damaskus, Syria: 14-15 jam
Kairo, Mesir: 14-15 jam
Yerusalem: 14-15 jam
Kuwait City, Kuwait: 14-15 jam
Kota Gaza, Palestina: 14-15 jam
New Delhi, India: 14-15 jam
Hongkong: 14-15 jam
Dhaka, Bangladesh: 14-15 jam
Muscat, Oman: 14-15 jam
Kabul, Afghanistan: 14-15 jam
Riyadh, Arab Saudi: 14-15 jam
Doha, Qatar: 14-15 jam
Dubai, UEA: 14-15 jam
Aden, Yaman: 13-14 jam
Addis Ababa, Ethiopia: 13-14 jam
Dakar, Senegal: 13-14 jam
Abuja, Nigeria: 13-14 jam
Kolombo, Sri Lanka: 13-14 jam
Bangkok, Thailand: 13-14 jam
Khartoum, Sudan: 13-14 jam
Kuala Lumpur, Malaysia: 13-14 jam
Singapura: 13-14 jam
Nairobi, Kenya: 13-14 jam
Luanda, Angola: 12-13 jam
Jakarta, Indonesia: 12-13 jam
Brasilia, Brasil: 12-13 jam
Harare, Zimbabwe: 12-13 jam
Johannesburg, Afrika Selatan: 11-12 jam
Buenos Aires, Argentina: 11-12 jam
Ciudad del Este, Paraguay: 11-12 jam
Cape Town, Afrika Selatan: 11-12 jam
Montevideo, Uruguay: 11-12 jam
Canberra, Australia: 11-12 jam
Puerto Montt, Cile: 11-12 jam. (*)
Sumber : jawapos.com

__Terbit pada
18 April 2021
__Kategori
Ramadhan, Sains
1

One comment on “Inilah Negara Puasa 18 Jam”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *