Kurikulum JI IAIN Link and Match Dunia Kerja

Beberapa waktu lalu, saya ditelepon orang tua anak didik. Di balik, telepon, dia minta saran program studi yang tepat buat anaknya.

Saya tanya balik, anaknya hobi di bidang apa. Dia jawab, anaknya suka fotografi, edit foto, video, dan desain.

Saya jawab, prodi Jurnalistik Islam IAIN Parepare, siap mengembangkan bakat dan hobi anaknya.

Prodi Jurnalistik menawarkan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) atau link and match dengan dunia kerja.

Kurikulum ini, menyandingkan menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan serta pengalaman kerja.

KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia terkait sistem pendidikan nasional, sistem pelatihan kerja nasional, dan sistem penilaian kesetaraan capaian pembelajaran (learning outcomes) nasional.

Selain itu, Program Studi Jurnalistik Islam IAIN Parepare, dipersiapkan menuju kampus lokal wisdom dan edu Wisata.

Prodi Jurnalistik Islam, siap mencetak penulis, jurnalis profesional, editor, peneliti, fotografer, videografer.

“Prodi Jurnalistik Islam bekali mahasiswa ilmu komunikasi yang baik dan benar, sehingga mereka mampu menangkal penyebaran paham radikalisme, hoax, fitnah, gosip dan hate speech,” kata Dr Muhammad Qadaruddin, Ketua Prodi Jurnalistik Islam IAIN Parepare.

Program studi Jurnalistik Islam IAIN Parepare, memiliki visi pengemban kajian jurnalistik Islam dan akulturasi budaya dan Islam berbasis teknologi informasi.

Prodi Jurnalistik Islam sejak tahun 2017 memiliki kualifikasi pengajar di bidang komunikasi, jurnalistik dan dakwah, 50 persen pengajarnya memiliki kualifikasi doktor dan 50 persen kualifikasi magister.

Prodi Jurnalistik Islam memiliki kurikulum berkualifikasi KKNI ditambah mata kuliah berbasis budaya lokal, seperti jurnalisme sastrawi dan jurnalisme lingkungan.

Pemilihan fokus mata kuliah tersebut berdasarkan kondisi daerah Sulawesi yang seringkali mengalami fenomena alam dan pengembangan kampus IAIN menjadi kampus edu wisata.

Program studi Jurnalistik Islam telah meraih penghargaan akademik dan non akademik kurang lebih 52 penghargaan kurun waktu 3 tahun, terakhir.

Penghargaan yang diraih diantaranya juara dalam bidang fotografi, videografi dan lomba penulisan esai. Saat ini, mahasiswa Jurnalistik Islam, telah menerbitkan sebanyak lima buku.

Program literacy media menjadi program unggulan prodi Jurnalistik Islam dalam menghadapi era digitalisasi saat ini.

Program studi jurnalistik Islam menghadirkan jurnalis profesional, independen serta Islami di tengah kebebasan pers.

Prospek kerja alumni diantaranya wartawan, jurnalis, videografer dan fotografer, peneliti bidang jurnalistik, layouter, analisis humas dan protokol, developer digital, penulis atau editor. (*)

__Terbit pada
12 April 2021
__Kategori
Culture, Lifestyle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *