Mata Air Kita

Hari ini, Senin, 22 Maret 2021, diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Tak seriuh hari-hari bersejarah lainnya. Sohib Tuan Guru tak banyak memasang status selamat Hari Air di media sosial.

Tuan Guru mention di twitter SiberPolri. Polri mengirim pesan Selamat Hari Air Sedunia. Lalu diikuti pesan menggelitik sekaligus ajakan selalu merawat mata air kita.

“Ribuan orang masih bisa hidup tanpa cinta, tetapi tidak tanpa air,” tulis SiberPolri mengutip WH Auden.

Ilustrasi: net

Tuan Guru mengajak, siapa saja menghargai, merawat dan menjaga kelestarian air. Merawat mata air berarti merawat sumber kehidupan.

Saat ini, masalah air di Indonesia belum tuntas, meski negara dengan iklim tropis, tapi masih ada daerah yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.

Sampena Hari Air Sedunia inilah momen mengingatkan penduduk bumi menghargai agar merawat, dan menjaga air. Air sumber kehidupan. Bagi semesta alam, air adalah napas.

Menghargai air berarti merawat bumi. Bumi butuh perhatian dari kita semua menjaga dan merawatnya.

Penduduk bumi diingatkan agar menjaga dan merawat bumi dari kerusakan akibat pemanasan global agar mata air kita tetap lestari dan mengeluarkan air secara konstan.

Merawat bumi dan menghargai air tak perlu langkah besar, perbuatan dan prilaku kecil bisa menyelamatkan bumi dan merawat mata air dari kerusakan.

Langkah kecil itu, bisa menanam satu tanaman di halaman rumah, halaman kantor, halaman sekolah, halaman kampus, atau menghijaukan kembali daerah resapan air.

Pohon akan menyuplai oksigen yang bersih bagi manusia. Pohon akan memerangi perubahan iklim dan membuat bumi kian sejuk dan adem dan bebas dari kekeringan.

Penduduk bumi diingatkan untuk hemat air. menghemat air, salah satu cara menjaga cadangan air bersih.

Lakukanlah kebaikan kecil menyelamatkan mata air. Perbuatan kecil yang dilakukan secara konstan atau secara terus menerus dan menjadi kebiasaan, maka Anda sudah merawat mata air dan menjaga bumi.

Peringatan Air Sedunia, bermula, pada 22 Desember 1992. Saat itu, Perserikatan Bangsa -Bangsa (PBB) Konferensi Lingkungan dan Pembangunan di Rio de Janeiro, Brasil.

Kemudian Majelis Perserikatan Bangsa -Bangsa, menetapkan 22 Maret dijadikan sebagai peringatan Hari Air Sedunia yang mulai diperingati pada 22 Maret 1993. (*)

__Terbit pada
22 Maret 2021
__Kategori
Sains

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *