JSDI Latih 23.434 Guru

Apa itu Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) adalah  sebuah organisasi pendidikan Indonesia yang didirikan tanggal 20 Februari 2020 (20022020).

Kemudian dicatatkan kembali berdasarkan notulen rapat pembentukan Jaringan Sekolah Digital Indonesia tanggal 07 Juli 2020 (07072020).

Lalu mendapatkan pengesahan sebagai organisasi berbadan hukum oleh Kemkumham pada tanggal 11 November 2020 (11112020) dengan nomor AHU 0010013.AH.01.07.Tahun 2020

Kini, JSDI berkantor pusat  di Jakarta dan beralamat di Gedung Graha Mampang Lantai 3 Suite 305 Jalan Mampang Prapatan Raya Kav. 100, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Kota Administrasi  Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

JSDI fokus membantu, guru, sekolah, siswa dan orang tua berdaya secara digital dalam meraih dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.

JSDI adalah sebuah organisasi yang bercita-cita mewujudkan masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik di era digital ini.

Ketua Umum JSDI, Muhammad Ramli Rahim, mengatakan, organisasi ini akan menjadi organisasi pendidikan yang terbuka bagi semua guru, sekolah dan siswa di Indonesia.

Keanggotaannya ada tiga, guru sebagai Individu, sekolah sebagai institusi dan siswa sebagai sasaran belajar.

JSDI menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan perannya dalam membuat guru, sekolah dan siswa berdaya secara digital.

Diawal berdirinya JSDI sudah menjalin kerja sama dengan PT Samsung Elektronik Indonesia, PT Epson Indonesia, Fortuna Agensi sebagai perwakilan tiktok Indonesia.

Selain itu melaksanakan pelatihan kerja sama PT Narasi Citra Sahwahita dan Ikatan Guru Indonesia.

Meskipun baru resmi secara organisasi berbadan hukum pada tanggal 11 November 2020, namun JSDI sudah melatih 23.434 guru.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan menggelar Silatnas JSDI agar kawan semua bisa bersilaturahmi dan mendapat penjelasan rinci tentang JSDI dan masa depannya,” ujarnya. (*)

__Terbit pada
16 Februari 2021
__Kategori
News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.